Di era globalisasi seperti saat ini, kemampuan akademik saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan. Generasi muda dituntut memiliki keterampilan yang lebih luas, termasuk kemampuan berwirausaha dan mandiri secara finansial. Menyadari hal ini, smpn 3 tanete rilau meluncurkan Program Kewirausahaan sebagai salah satu upaya membentuk generasi yang kreatif, inovatif, dan mandiri.
Program Kewirausahaan di SMPN 3 Tanete Rilau bukan sekadar kegiatan tambahan di sekolah. Program ini dirancang secara sistematis untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori tentang usaha dan bisnis, tetapi juga langsung mempraktikkan kemampuan tersebut melalui berbagai proyek nyata. Misalnya, mereka diajarkan bagaimana merencanakan produk, mengelola modal, menentukan strategi pemasaran, hingga mengelola keuntungan. Dengan pendekatan langsung ini, siswa dapat memahami proses bisnis secara menyeluruh dan mengembangkan keterampilan praktis yang akan berguna di masa depan.
Salah satu kegiatan unggulan dalam program ini adalah pelatihan pembuatan produk kreatif. Siswa diajak untuk mengidentifikasi kebutuhan pasar di sekitar mereka dan menciptakan produk yang bermanfaat, seperti makanan ringan, kerajinan tangan, hingga produk digital sederhana. Proses ini tidak hanya menumbuhkan kreativitas, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab dalam mengelola usaha. Setiap produk yang dihasilkan dipasarkan secara terbatas di lingkungan sekolah, sehingga siswa dapat merasakan pengalaman nyata dalam menghadapi persaingan pasar dan belajar dari kesalahan serta keberhasilan mereka sendiri.
Selain pengembangan produk, program kewirausahaan ini juga menekankan pentingnya manajemen keuangan. Siswa diajarkan untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran, menghitung keuntungan, dan merencanakan strategi reinvestasi. Kemampuan ini sangat penting karena banyak wirausahawan muda gagal bukan karena produknya tidak bagus, tetapi karena kurangnya pengelolaan keuangan. Dengan bimbingan guru dan mentor, siswa belajar disiplin dalam mengatur keuangan usaha mereka, sekaligus memahami nilai pentingnya menabung dan menginvestasikan keuntungan untuk pengembangan usaha lebih lanjut.
Program ini juga mendorong kolaborasi antar siswa. Dalam setiap proyek, mereka bekerja dalam kelompok, saling berbagi ide, dan menyelesaikan tantangan bersama. Pendekatan ini melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerjasama tim—kompetensi yang sangat dibutuhkan dalam dunia profesional. Dengan adanya pengalaman bekerja dalam kelompok, siswa belajar menghargai pendapat orang lain dan mengembangkan kemampuan problem solving yang lebih matang.
Dampak dari Program Kewirausahaan SMPN 3 Tanete Rilau sudah mulai terlihat. Banyak siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan inisiatif. Mereka tidak lagi takut mencoba hal baru dan mulai terbiasa berpikir kreatif untuk menyelesaikan masalah. Bahkan, beberapa produk buatan siswa berhasil menarik perhatian masyarakat luas dan dijual di luar lingkungan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan praktis, tetapi juga membangun mental wirausaha yang tangguh.
Selain memberikan manfaat bagi siswa, program kewirausahaan juga memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat. Produk-produk siswa yang dijual dapat menjadi media promosi kreatif sekaligus mendukung ekonomi lokal. Sekolah pun menjadi pusat inovasi yang mendorong semangat kewirausahaan di lingkungan sekitar.
Secara keseluruhan, Program Kewirausahaan SMPN 3 Tanete Rilau membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya sebatas mengajar teori, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan hidup yang nyata. Dengan program ini, sekolah berhasil menumbuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Inisiatif seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dapat berperan langsung dalam membentuk generasi yang mampu menciptakan peluang dan mengembangkan potensi diri secara optimal.
Deja una respuesta